POPULAR

13 Mei 2014

Menyunting Teks

Contoh Menyunting Teks, GEMPA BUMI.


TEKS YANG BELUM DISUNTING
Gempa Bumi
         Gempa bumi adalah goncangan yang terjadi karena pergerakan lapisan batu bumi berasal dari bawah permukaan bumi. Peristiwa alam itu sering terjadi di daerah yang berada dekat dengan gunung berapi dan juga di daerah yang dikelilingi lautan luas.
            Gempa bumi terjadi karena pergeseran lapisan bawah bumi dan letusan gunung yang dahsyat. Selain itu, gempa bumi terjadi begitu cepat dengan dampak yang begitu hebat. Oleh karena itu, akibat yang ditimbulkan sangat luar biasa. Berdasarkan penyebab terjadinya, gempa bumi dapat dibgolongkan menjadi dua, gempa tektonik dan serta gempa vulkanik. Gempa tektonik terjadi karena lapisan kerak bumi menjadi genting sehingga mengalami pergerakan. Sementara itu, gempa bumi vulkanik terjadi karena adanya letusan gunung berapi yang sangat dahsyat sekali. Gempa vulkanik ini lebih jarang terjadi dibandingkan dengan gempa tektonik.
            Gempa dapat terjadi kapan saja, tanpa mengenal musim. Meskipun demikian, gempa cenderung terjadi di tempat-tempat tertentu saja, seperti pada batas Plat Pasifik. Tempat ini dikenal dengan lingkaran api karena banyaknya gunung-gunung berapi. 

MENYUNTING TEKS TERSEBUT
Gempa Bumi
            Gempa bumi adalah goncangan yang terjadi karena pergerakan lapisan batu bumi yang berasal dari bawah permukaan bumi. Peristiwa alam itu sering terjadi di daerah yang berada dekat dengan gunung berapi dan juga di daerah yang dikelilingi lautan luas.
            Gempa bumi terjadi karena pergeseran lapisan bawah bumi dan letusan gunung yang dahsyat. Selain itu, gempa bumi terjadi begitu cepat dengan dampak yang begitu hebat. Oleh karena itu, akibat yang ditimbulkan sangat luar biasa. Berdasarkan penyebab terjadinya, gempa bumi dapat digolongkan menjadi dua, yaitu gempa tektonik dan serta gempa vulkanik. Gempa tektonik terjadi karena lapisan kerak bumi menjadi genting sehingga mengalami pergerakan. Sementara itu, gempa bumi vulkanik terjadi karena adanya letusan gunung berapi yang sangat dahsyat sekali. Gempa vulkanik ini lebih jarang terjadi dibandingkan dengan gempa tektonik.
            Gempa dapat terjadi kapan saja, tanpa mengenal musim. Meskipun demikian, gempa cenderung terjadi di tempat-tempat tertentu saja, seperti pada batas Plat Pasifik. Tempat ini dikenal dengan lingkaran api karena banyaknya gunung-gunung berapi. 

TEKS TERSEBUT YANG TELAH DISUNTING TEKS 
Gempa Bumi
            Gempa bumi adalah goncangan yang terjadi karena pergerakan lapisan batu bumi yang berasal dari bawah permukaan bumi. Peristiwa alam itu sering terjadi di daerah yang berada dekat dengan gunung berapi dan di daerah yang dikelilingi lautan luas.
            Gempa bumi terjadi karena pergeseran lapisan bawah bumi dan letusan gunung yang dahsyat. Selain itu, gempa bumi terjadi begitu cepat dengan dampak yang begitu hebat. Oleh karena itu, akibat yang ditimbulkan sangat luar biasa. Berdasarkan penyebab terjadinya, gempa bumi dapat digolongkan menjadi dua, yaitu gempa tektonik dan gempa vulkanik. Gempa tektonik terjadi karena lapisan kerak bumi menjadi genting sehingga mengalami pergerakan. Sementara itu, gempa bumi vulkanik terjadi karena adanya letusan gunung berapi yang sangat dahsyat. Gempa vulkanik ini lebih jarang terjadi dibandingkan dengan gempa tektonik.
            Gempa dapat terjadi kapan saja, tanpa mengenal musim. Meskipun demikian, gempa cenderung terjadi di tempat-tempat tertentu saja, seperti pada batas Plat Pasifik. Tempat ini dikenal dengan lingkaran api karena banyaknya gunung berapi.

Cerpen dengan TAPASS nya

Hellow! Baca yaa, ini tentang TAPASS yang di pelajaran bahasa Indonesia. Contoh ceritanya pake cerita rakyat dari Jakarta, SI PITUNG! 


Ini contoh ceritannya buat nyari TAPASS

SI PITUNG

Pada jaman penjajahan Belanda dahulu, di daerah Rawabelong, Kebayoran, Jakarta, hiduplah seorang pria gagah yang bernama si Pitung. Dia lahir dari pasangan yang bernama Pak Piun dan Bu Pinah. Pekerjaan Pak Piun sehari-hari adalah bertani.

Daerah tempat tinggal Pitung adalah daerah kekuasaan tuan tanah yang bernama babah Liem Tjeng Soen, sehingga semua warga yang tinggal di situ wajib membayar pajak. Suatu hari, Pitung melihat  anak buah babah Liem merampas ayam, kambing, kelapa, dan padi dari penduduk, tanpa rasa iba. Anak buah babah menghampiri dan menyerang si Pitung. Mereka kalah. 

Pak Piun menyuruh si Pitung menjual kambing ke Pasar Tanah Abang. Sepulang dari pasar, Pitung mandi di sungai dan berwudhu. Ketika itu, anak buah babah Liem mencuri uang hasil penjualan kambing dari saku bajunya yang diletakkan di pinggir sungai. Sesampainya di rumah, uang itu tidak ada di sakunya. Setelah melakukan penyelidikan, ia menemukan orang itu, yaitu anak buah Babah Liem. Pitung menghajar mereka dan mereka kalah lagi.

Sejak hari itu, Si Pitung memutuskan untuk membela orang-orang yang lemah. Beberapa anak buah babah Liem yang pernah dihajarnya ada yang insyaf dan ia mengajak mereka untuk membentuk suatu kelompok. Bersama kelompoknya, ia merampoki rumah-rumah orang kaya dan membagi-bagikan harta rampasannya kepada orang-orang miskin dan lemah.

Suatu hari, Pitung dan kelompoknya terjebak oleh siasat polisi Belanda. Pitung membiarkan dirinya tertangkap, sementara teman-temannya berhasil meloloskan diri. Akhirnya si Pitung dibawa ke penjara dan disekap di sana. Karena si Pitung adalah seorang yg cerdik dan sakti, maka dia berhasil meloloskan diri lewat genteng pada malam hari saat penjaga sedang istirahat. Mendengar kabar bahwa orang tua dan gurunya ditangkap polisi belanda, lalu si Pitung mengirim pesan untuk menyerahkan diri bila orang tua dan gurunya itu dibebaskan.

Schout Heyne marah, lalu mundur beberapa langkah dan memberi aba-aba agar pasukannya bersiap menembak. Protes dari Haji Naipin tidak didengarkan, akhirnya si Pitung gugur bersimbah darah. Orang tua dan guru si Pitung merasa sangat sedih. Banyak rakyat yang turut mengiringi pemakamannya dan mendoakannya. Mereka berjanji akan selalu mengingat jasa Si Pitung sebagai pahlawan Betawi.


Ini TAPASS nyaa

1.   Tema : Cerita Rakyat dari Betawi 
2.   Amanat : Kita harus selalu mengigat jasa seorang pahlawan telah membela kita.
3.   Penokohan :
1. Protagonis :
a.  Si Pitung : bijaksana, tegas, pemberani
b.  Orang tua Pitung : sabar
c.   Haji Naipin : sabar
2. Antagonis :
a.  Babah Liem : sombong, serakah
b.  Anak buah Babah Liem : pemarah, kasar
c.  Schout Heyne : pemarah
4.   Alur : Maju
5.   Setting/Latar :
a.   Tempat : Daerah Rawabelong, Kebayoran, Jakarta, Pasar Tanah Abang, sungai.
b.   Waktu : Pada zaman penjajahan Belanda, suatu hari.

6.   Sudut Pandang : Orang kedua à Pitung

30 Januari 2014

Review, Planning, and Proposal Keuanganku



Welcome 2014!  Semoga tahun ini lebih baik ya dari tahun sebelum-sebelumnya!
Btw, kalian udah buat REVIEW 2013, PLANNING 2014, dan PROPOSAL KEUANGAN kalian belum? Yang dibawah ini punya ku :) Semoga bermanfaat.

REVIEW 2013, PLANNING 2014, DAN PROPOSAL KEUANGAN

REVIEW 2013
Masuk Labschool
 Puasa Ramadhan full
 Nilai raport kelas 7 di semester 1 memuaskan
 Dapat sertifikat dan penghargaan dari kumon
 Nilai UN cukup memuaskan
 Selama di SD tidak pernah remedial
 Selalu rangking 5 besar
Nilai raport di SD memuaskan

PLANNING 2014
 Lebih rajin salat, tadarus, dan bersedekah
 Belajarnya lebih rajin dan lebih serius
 Tidak sering ngantuk di kelas
 Remedial berkurang dan nilai ulangan-ulangan lebih memuaskan
 Lebih aktif dan percaya diri
 Lebih mendengarkan nasihat orang tua
 Lebih jujur dan lebih sabar
 Tidak boros
 Mendapat labstar
Tidak sombong

PROPOSAL KEUANGAN
Uang Jajan
Rp 20.000,-
×
31 hari
Rp 620.000,-
Uang Fotocopy, dll
Rp 100.000,-
×

Rp 100.000,-
Uang Jalan-Jalan
Rp 250.000,-
×
2 kali
Rp 500.000,-
Uang Pegangan
Rp 100.000,-
×

Rp 100.000,-
Jumlah



Rp 1.320.000,-